MALUKU – JARRAKPOSMALUKU – NEWS

Tim intelijen Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Tinggi Maluku dan Kejaksaan Negeri Pekanbaru menangkap Sunarko, buron kasus tindak pidana korupsi pembangunan konstruksi runway Bandara Moa Tiakur.

Sunarko diamankan dalam salah satu hotel di Jalan Tuanku Tambusau Tengkerang, Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Selasa (20/10/2020) pukul 20.10 WIB.

Menurut informasi dari Tim Intelijen Kejaksaan Agung, Sunarko terlibat dalam kasus korupsi pembangunan konstruksi landas pacu (runway) Bandara Moa Tiakur, Kabupatan Maluku Barat Daya, Maluku.

Pembangunan bandara itu menggunakan APBD Kabupaten Maluku Barat Daya tahun anggaran 2012.

Keputusan hukum terhadap pria berusia 70 tahun itu sudah berkekuatan hukum tetap berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 903 K/PID.SUS/2019 tanggal 23 Mei 2019 serta Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan (P-48) Kepala Kejaksaan Negeri Tual Nomor: Print-126/Q.1.12/Fuh.3/04/2020 tanggal 21 April 2020.

Sunarko adalah Direktur PT Bima Prima Taruna dan berdomisili di kawasan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta. Saat ditangkap, pria kelahiran Tanjungpandan itu sedang sendirian di dalam kamar. Dia hanya mengenakan celana pendek dan kemeja kotak-kotak.

Penangkapan terjadi pada Selasa (20/10/2020) pukul 20.10 WIB di salah satu hotel di Pekanbaru. Setelah mendapat informasi keberadaan Sunarko, tim intelijen Kejagung langsung bergerak menuju hotel.

Sumber : Redaksi
Editor : kurnia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here